Friday, 12 June 2009

SEORANG MOTIVATOR (Abraham Lincoln)

User Waktu Tag
Send Email Send Email
Dia adalah seorang manusia biasa yang punya kekurangan dan kelemahan sama seperti yang dimiliki oleh setiap manusia pada umumnya. Tetapi dengan kekurangan dan kelemahan yang ada membuat dia termotivasi untuk bangkit dari kelemahannya itu.

Dia menjadi berkat bagi banyak orang entah itu kawan atau lawannya. Dia adalah Abraham Lincoln (Abe), presiden Amerika Serikat ke-16 yang memiliki beribu-ribu kisah dan pengalaman yang tidak bisah dilupakan.

Agar lebih jelas, ada sebuah kisah klasik tentang Abe Lincoln yang dengan jelas membuktikan, bahwa... kasih itu praktis, bahwa rekonsiliasi itu mungkin, dan bahwa pengampunan adalah obat penawar luka kemanusiaan yang paling mujarab.

Kisahnya adalah ketika Abe melakukan kampanye kepresidenan. Saingannya yang paling utama adalah seorang yang bernama Stanton. Stanton ini sangat membenci Lincoln. Ia memakai setiap kesempatan sekecil apa pun untuk menjatuhkan musuhnya, kalau perlu dengan fitnah. Tapi akhirnya Abe yang terpilih.

Ketika tiba saatnya presiden terpilih tersebut menentukan susunan kabinetnya, ia membuat pembantu - pembantu terdekatnya terhenyak, karena ia memilih Stanton sebagai menteri yang memegang posisi terpenting waktu itu, yaitu menteri peperangan. Penasihat demi penasihat bergantian mengingatkan Lincoln, memprotes pilihan sang presiden. Tapi Lincoln tetap pada pendiriannya.

Sikap kenegarawanannya nampak sekali ketika ia berkata, “Ya, saya tentu mengenal Tuan Stanton, serta menyadari semua hal buruk yang pernah ia katakan mengenai saya. Tapi setelah mempertimbangkan kebaikan seluruh negara, saya mengambil kesimpulan bahwa ialah orang yang paling baik untuk jabatan tersebut.”

Pilihan Lincoln terbukti tidak meleset. Stanton menjadi menteri yang paling baik, dan pembantu Lincoln yang paling setia. Ketika beberapa tahun kemudian, Abe mati terbunuh, dari semua komentar terbaik tentang Lincoln, komentar Stanton adalah yang terbaik. Ia berkata, “Lincoln akan tetap hidup dari masa ke masa,” “He now belongs to the ages.”

Kehebatan kuasa kasih juga diperlihatkan oleh Lincoln, dengan kata-katanya yang tetap lembut kepada lawan-lawannya, juga sewaktu permusuhan antara Utara dan Selatan sedang keras-kerasnya. Ketika seorang wanita bertanya, bagaimana ia dapat melakukannya, Abe menjawab, “Nyonya, bukankah aku justru menghancurkan musuh-musuhku, ketika aku mampu mengubah mereka menjadi teman?”

Jujur saya mau katakan kepada kita semua bahwa dia adalah salah satu dari sekian banyak tokoh yang akan saya kenang selalu, sebab dia benar-benar dapat merubah sesuatu yang sulit diterima oleh saya kalau pada saat itu saya berada diposisinya.

Dia menjadi tokoh yang dapat memotivasi hidup saya untuk bisah menerima semua keadaan yang terjadi dalam hidup saya tanpa mempersalahkan siapa-siapa.

Apakah kita juga mampu melakukan sesuatu yang berguan bagi orang lain walaupun kita sering dan selalu disakiti oleh mereka (kawanmu atau lawanmu) itu pula. (AMOYE YOGI)

Sumber: unknown,Posted by kurniawan on 09/05/06
Rekomendasi Untuk Anda × +
  1. Abraham Lincol menjadikan rakyat sebagai individu yng perlu mendapatkan perhatian. Dia mengajar bagaimana sebuah kebebasan adalah hak setiap orang untuk mendapatkannya..........

    ReplyDelete